Knowing

Karena iseng-iseng, aku punya buku cara membaca wajah. Sebenarnya nggak iseng banget, tapi suatu tindakan sadar untuk mengira-ngira perilaku orang, jadi bisa lebih mawas dan tidak terlalu polos sendiri. Yang aku suka dari buku itu adalah di pembuka, penulisnya bilang kalau dia menggunakan ilmu baca wajah untuk dirinya sendiri. Karena sudah bisa membaca diri sendiri, setiap kali dia down atau gelisah dia cukup mengelus bagian wajahnya dan bilang “Ini adalah karena alis/kuping/dsb bawaanku…, sabar….”

Maklum kayak gitu, sangat membantu. Kalau ingin diterima seseorang, pastikan orang yang menerimamu 100% adalah diri sendiri. VVIP 😀

Jadi ngomong-ngomong tentang mengetahui dan menerima diri sendiri. Belakangan ini, aku tidak melakukan hal itu dengan baik. Aku bahkan kehilangan semua bakat dalam sekejab mata. Ngegambar, nulis, formulasi, hampir-hampir tidak bisa melakukan itu semua (lihat saja tulisan-tulisanku yang belakangan tidak berstruktur). Tidak bisa melakukan semua itu, rasa-rasanya mencekik. Sama seperti tidak bisa bernapas, asma akut.

Bagiku, berkarya adalah napas.

Jadi karena aku punya masalah pernapasan, aku berlatih yoga. Sekarang in aku secara berkala berlatih untuk bernapas lancara, dan berusaha tidak menahan napas saat membaca email meresahkan di kantor.

Tapi terutama, aku saat ini sedang belajar untuk tidak merasa malu.

Ya kurasa aku merasa malu berat sampai merasa payah untuk melakukan apapun.

Sepertinya perasaan malu itu berasal pasca putus. Aku merasa malu bahwa saat aku frustasi dan depresi ingin menghabiskan seumur hidup sama orang yang aku cintai, orang itu ragu-ragu karena kelakuanku. Aku juga merasa malu saat aku ingin mengobrol dengan teman karibku (mantanku juga), dan mengejeknya itu membuatnya semakin yakin untuk meninggalkanku dan mencari orang lain.

Kurasa aku malu karena saat itu, orang yang kucintai tidak mengerti diriku dan melakukan backhand breakup untuk memastikan semuanya berakhir.

Kurasa aku harus berhenti untuk merasa malu. Sangat ingin dicintai kurasa gak salah. Mungkin orang lain melihatnya sebagai keputusasaan, tapi mereka cuman orang lain. Orang-orang yang benar-benar karib, tidak akan pernah membuatmu merasa malu, mereka malah akan tersanjung dan mencari tahu lebih banyak tentangmu tanpa memberi penilaian sepihak tanpa klarifikasi.

:p

Jadi saat ini, aku masih menangis tiap malam karena aku susah lupa hal-hal menyebalkan. Aku berusaha menulis lagi. Rencananya adalah aku ingin membuat cerita super panjang lagi sebagai proses penyembuhan, seperti saat aku menulis “Putri Standar” (itu adalah tulisan mengenai diriku yang paling mirip denganku, meskipun bentuknya dongeng). Aku belum pede sampai sekarang untuk menyentuh pensil, masih gemetaran, aku akan terus berusaha! Formulasi sih mau gak mau dilanjutkan, kurasa aku dapat formula shampoo yang menarik. Dan tidak lupa, saat ini aku beryoga dan berlatih pernapasan.

Saat aku merasa malu, aku akan ingat twit yang mungkin bagi orang lain sampah

#ZodiacFacts All Astrologers agree that #Scorpio is the sexiest of all zodiac signs, which may be why they are so desperate to find love

#ZodiacFacts #Scorpios are very emotional people who need love, crave, fight, and ask for it

Kupikir saat melihat twit ini, “Siapa sih yang ngga?” Tapi kemungkinan besar, karena dijadikan kalimat khusus, ada sekelompok orang di luar sana yang lebih mementingkan suatu aspek hidup daripada yang lain. Karena kebetulan aku termasuk sekelompok orang itu, aku tidak terlalu malu untuk bilang, “Aku mau dicintai.”

Sejujurnya aku belum sampai tahap pemilih. Katanya seseorang harus menjadi pemilih agar tidak disia-siakan. Masalahnya adalah mungkin aku agak gampangan/sederhana.

Semua penilaian ada di persepsi Anda.

-nyaw, malam-malam nulis blog abis gak bisa tidur karena nangis mulu, sekarang ngantuk-

Advertisements

Aqua Blue Feeling

MESKIPUN

Aku lagi gak sirik, gak suka, jengah, tidak mau tahu lagi tentang pernikahan dan semua muanya berkaitan dengan pernikahan. Hari ini aku berdandan lengkap *ya lengkap* untuk menjadi pagar ayu salah satu teman dekat saat SMU. Temanya adalah warna yang akuatik. Ada warna biru tua, biru donker, tosca, biru muda dan kuning pasir. Suasana yang akuatik. Temanku yang menikah terkenal sebagai si yang tidak mau kuliah dan mau menikah muda. Impiannya sejak kecil adalah menikah. Jadi meskipun lagi sensi tentang pernikahan, aku merasa bahagia.

Ini adalah impian temanku, dan dia berhasil meraihnya! Wow!

Tapi seperti warna baju yang saat itu dikenakan, ada perasaan melankolis yang biru. Perasaan ditinggal pergi, perasaan mungkin tidak akan mengenal orang yang berdiri di pelaminan itu. Perasaan yang sepi. Dan perasaan bahwa, “Selama ini tidak banyak dariku yang berubah tapi semuanya berubah dengan pasti”.

Teman-teman yang lainnya (yang jadi pagar ayu juga) adalah teman-teman dekat pas SMU kelas 2. Kita terkenal sebagai kawanan cewek bandel dan ribut. Sering kali kita begitu bandel dan recok, kita suka ngebully orang lain. Saat berkumpul, itulah kerjaan kita. Dan kita pun kadang merasa bingung bagaimana bisa saat kita bersama, kita bisa menjadi begitu bitchy.

Kurasa itu memang karena di dalam hati, kita tidak pernah benar-benar berubah.

Seperti parfum, base note-nya akan selalu menghangatkan note yang lain.

Kurasa, mungkin tidak sedikit orang yang membenci kita. Tapi kurasa tidak mengerti. Saat kesulitan, bitch yang terdekatlah yang menolong sesamanya.

Karena di dalam hati seorang bitch, there will always be the essence of a mother.

How bitchy, how rude, how obnoxious. That girl, that women, is a mother at heart. And there is no reason how it became so. It is how it is.

Jadi, mood hari ini adalah akuatik blue. Mengalir, berbuih, hampir tidak tertampung.

I too have always dreamnt of being a bride and mother you know. And I too am what I am. But I too feel scared of the posibility that what I am now will outshine my dream. *just like my ex said*

Sometimes I think I need to be better.

But I know in my heart, the bitch is still there.

I hope one day, the bitch and mother in me can hold hands together and realize that they need each other to be a great mother that can have good sex with her husband.

:p

-nyaw, feeling aquatic blue-