Tantangan 30 Pensil+Kertas (#10)

Suatu hal yang gwa rindukan adalah saat-saat gwa gak merasa takut.

Waktu kecil, suka membayangkan kalau jadi orang gede, akan semakin berani, gak takut apapun. Kenyataannya setelah jadi gede, hal yang ditakuti semakin bertambah, dan hal yang dulu ditakuti semakin ditakuti berkali-kali lipat. Takut gak punya uang terus kelaparan. Takut tidak berjodoh dan mati sendirian. Takut salah hitung formula terus mencelakakan orang lain. Takut apapun yang dilakukan akan masuk neraka. Pokoknya banyak banget hal-hal yang ditakuti. Saking banyaknya sudah sampai tahap tidak terhitung.

Sekarang-sekarang ini, gwa merasa bahwa secara konstan gwa berada dalam rasa takut dan was-was. Sepertinya perasaannya itu tidak berhenti dan terus-terusan.

Katanya itu musyrik.

Tapi katanya itu juga manusia.

-nyaw, pengecut-

One thought on “Tantangan 30 Pensil+Kertas (#10)

  1. mendingan takut daripada nggak takut terus polontong, petantang petenteng, malah beneran nyelakain orang. setidaknya takut, membuat hati2, tp mudah2an ndak jadi paranoid. right? *peluk danz kuat2*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s