Tantangan 30 Pensil+Kertas (#3)

Tantangan hari ini dari Nona Fitri Mumun adalah “family”.

Nah inilah sketsa keadaan keluarga ketika Bapak sedang bepergian keluar kota dan homesick sedikit-sedikit minta webcam-an;

Nah ritual kalau sedang webcam-an seperti ini adalah Bapak akan miss call berkali-kali sampai ibu teriak-teriak: “Rung Rung! Bapak!” Terus adik gwa, Arung akan berlari tergopoh-gopoh untuk menyalakan webcam, lalu tak lama kemudian akan terjadi pembicaraan berikut:

Bapak: Halo! HALO!

Ibu: YA HALOOOOO!!!!!

Bapak: HALOOOO???? Kedengaran gak???

Ibu: YA YA!!!

Bapak: Gimana di sana baik-baik? Halo HALO???

Ibu: Ya YA! Baik baik!

dst

Kadang terjadi pembicaraan tentang oleh-oleh yang diinginkan. Seringkali juga terjadi pembicaraan di mana Bapak minta disambungkan dengan Heru *yang kerja dengan Bapak*. Kadang juga terjadi saling cerita kalau kebetulan ada kejadian yang lucu/konyol/hal heboh. Bapak juga biasanya saat webcam-an akan menunjukkan keadaan kamar hotel dan pemandangan yang ada di luar sana. Kalau kebetulan pemandangan di seberang webcam saat itu adalah salju semuanya akan mengeluarkan komentar “Wooooaaahhh!!!” dengan mulut mengerucut kagum.

Jadi memikirkkannya ya. Sekarang-sekarang ini internet suka mendapat pandangan kontroversial. Dianggapnya sih, karena “berhubungan” bisa begitu mudahnya, orang-orang sekarang cukup puas dengan hubungan maya. Tapi itu sangat tidak benar sih… Bagaimana pun hubungan di dunia maya tidak akan bisa menggantikan keadaan di dunia nyata. Justru karena hubungannya maya saja, malah semakin rindu yang nyata.

-nyaw, di tengah kehangatan keluarga-

3 thoughts on “Tantangan 30 Pensil+Kertas (#3)

  1. itu ceritanya wajah Arung sama Ibu ya? hihihi..lucu deh ceritanya. Suka yang bagian Bapak ngasih liat keadaan kamar hotel, keadaan di luarnya. pasti kan digotong2 itu lappie yaπŸ˜€

    btw, tentang “halo halo halo..ya halo halo” inget gak kejadian di ruang gelap beberapa taun lalu : p sama si bapak ntu yg lagi teteleponan :p

  2. Hahahaa….suasananya seperti saat gw webcaman sama keluarga gw, dan melihat keponakan gw yang belajar jalan. Kalo keponakan gw mulai akrobat, gw akan berteriaak “whoaaaaa” dengan mulut mengerucut kagum. Persis, Danz!πŸ˜„

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s