Eat Pray Sleep

Status akhir-akhir ini adalah “Eat Pray Sleep”. Dipasang untuk mengingatkan diri sendiri karena biasanya saking pusingnya sama segala sesuatu, aku melupakan salah satu.

Kadang-kadang aku merasa gak adil. Kenapa dulu aku bersumpah saat jadi apoteker untuk mementingkan kemanusiaan. Sangat gak adil karena apotekr cuman pegawai, rendahan dan tidak dianggap istimewa. Dianggap berlebihan dan sama saja dengan sarjana lainnya. Kenapa kalau kedudukannya seperti itu kita harus tetap mementingkan kemanusiaan?

Saat ini aku merasa sangat marah. Tidak hentinya aku di sini disuruh meminta maaf atas keputusan-keputusanku untuk menjaga kualitas bodoh yang bahkan bosnya tidak peduli.

Jadi kenapa aku harus peduli?

Just stupid me and my freaks for the oat

-Danilah. MARAH.-

One thought on “Eat Pray Sleep

  1. setelah gw pikir2, iya juga danz. maksud gw, kita disumpah, tapi apa yang kita kerjakan keknya nggak ada setengahnya melaksanakan sumpah itu. beda sama dokter, at least they try to cure sick people, they diagnosed! even when the patient just come, patient can feel that they’ve been healed just by seeing the doctor. why that doesn’t happen to us? hmm hmmm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s