Bola Bulu

Udah pernah cerita belum ya,

Perlu diketahui adalah aku adalah sebuah “bola bulu”

Jadi ada bulu di tangan, kaki, punya cambang rhoma irama dan bulu-bulu halus di sekitar tempat lainnya. Ternyata banyak perempuan keturunan “etnis” yang bernasib sama, tapi karena mereka tinggal di Indonesia, tidak ada yang memperhatikan, betapa menderitanya hal itu terutama saat harus memakai seragam sekolah.

Seperti… ayolah… rok span??? Maksudnya apa cobak!!!

Karena biasanya pada awalnya aku berpositif thinking, aku mencoba membuktikan bahwa “bulu itu normal” dengan memakai rok span saat kuliah. Tapi aku mendapat banyak tatapan aneh pas lagi nangkring dengan cueknya (iya betul, buluku cukup jelas apalagi kulitku pucat). Tatapan aneh itu tentu saja bertambah saat hujan/udara dingin karena bulu-bulunya jadi pada berdiri!πŸ˜†.

Tapi aku benar-benar memutuskan berhenti memakai rok span saat kecengan temanku memandang bulu-bulu betisku cukup lama. Kurasa dia merasa ngeri ada perempuan yang lebih berbulu.

Well btw…

Sebenarnya aku sangat menyukai rok-rok mini. Karena ibuku kasihan padaku yang ingin memakai rok, aku diajak ke dokter kulit yang bisa menyediakan jasa laser bulu. Setelah berkonsultasi dengan si dokter dan diyakinkan bahwa semuanya akan baik-baik saja. Aku dan ibuku hampir saja menyetujui appointment untuk laser bulu ketika tiba-tiba saat mendaftar, si resepsionis bilang:

“Aduh, kenapa dilaser? Lucu kok.”

HAH!!!

Bayangkan, seorang pegawai kecantikan tiba-tiba kesetanan dan bilang bulu-buluku manis! Humm… pasti ada yang salah dengan pencabutan bulu ini….

Jadi akhirnya aku memutuskan untuk tidak melaser bulu-buluku. Meskipun cukup memalukan hidup berbulu dan kadang-kadang aku mengeluh tentang si bulu-bulu. Tapi kurasa mereka cukup OK karena saat digigit nyamuk, aku jadi tahu mereka mendekat sebelum hinggap.

:p

Meskipun udah mengambil keputusan tentang bulu itu, aku tetap ragu-ragu tentang lampu di malam pertama.

Nyala atau mati (?)

-nyaw, bingung dengan jaringan listrik-

3 thoughts on “Bola Bulu

  1. first, headbannernya kereeen!!

    real comment : jadi, sebenernya konon katanya, klo di indonesia, wanita berbulu itu seksi bo! mungkin untuk ukuran asia juga, secara wanita india itu berbulu loh mayoritas… . cuma jenis yang seksi itu yang bulunya lurus ya, bukan keriting kayak betis gw *yang akhirnya harus dicukur*. cuma emang klo pak rok span, agak2 risih ngeliat betis di bulu…

    nah, klo soal pendapat pria.. gw juga nggak ngerti2 amat. apakah mereka bener2 suka dengan wanita berbulu kayak jenis kita berdua? *yang lebat maksudnya* atau mereka pura2 suka sebenrnya nggak suka2 amat? atau nggak suka sama sekali?

    yang jelas, klo lu nikah sama orang bule, they don’t like hairy skin! lu bener2 harus laser menghilangkan bulu… *makanya banyak scene di film atau novel, dimana malam sebelum kencan para wanita cukur bulu kaki disana, karena wanita2 kaukasian sebenernya berbulu juga sih*

    anyway, klo ngelaser gitu, berapa bayar danz? dan berapa kali harus balik? setau gw, nggak bisa sekali dateng langsung bener2 hilang… *pernah liat di acara reality show, the swan, ada yng berbulu lebat kek kita, harus dilaser 3 kali, sampe semua akarnya punah*

  2. Kalau laser itu bisa sampai 16 jeti….😦 Gila banget harganya…. Tapi itu sih setelah benar-benar hilang katanya.

    Biar hilang katanya 3 kali pertemuan.

    Gwa rasa, siapapun yang hidup ma gwa, harus menerima gwa berikut bonus bulunya -_-.

  3. tuh kan bener, 3 kali pertemuan… 16 jeti… mending buat kredit rumah *atau nabung buat pergi ke mekkah kali ye*

    iya… harus nerima dengan bonus bulu

    oh bulu….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s