Boss

Terdapat berbagai macam peristiwa membuat syok akhir-akhir ini, dan salah satunya adalah tentang boss di divisi (boss kecil).

Jadi ceritanya boss kecil kena rolling ke divisi lain. Kita-kita yang anak-anaknya syok karena kehilangan sosok pemimpin. Salah satu yang paling syok adalah teteh yang lumayan dekat.

Tadinya berniat berdiskusi tentang perbaikan formulasi suatu lotion tapi pada akhirnya berdampak jadi sesi “melacur” (melayani curhat) nyaw. Teteh itu pun curhat tentang sosok pemimpin yang diinginkan dan hal-hal yang dia inginkan berubah. Saat aku menuding teteh itu untuk menempati posisi boss kecil, dia bilang dia gak suka management.

Aku manggut-manggut (sambil mikirin lotion).

Lalu bel berbunyi dan saatnya makan siang. Sambil makan siang, berpikir tentang perkataan si teteh.

“Pemimpin yang aku mau tuh yang bisa nyelesein pekerjaan sendiri, ndak mikirin kesenangan dia aja. Bisa mikirin nanti kita mau gimana ke depannya.”

Arti lainnya, dia ingin seseorang yang visioner sebagai pemimpin.

Mungkin konotasinya seperti itu. Orang yang bertanggung jawab adalah orang yang punya mimpi.

Entahlah.

Kuharap seseorang bisa seperti itu.

Mungkin juga ada saatnya, pas butuh bukan dapat lagi. Tapi pas butuh, jadilah hal itu.

wOw

One thought on “Boss

  1. danzz!!!! layoutnya keren sekaleeee…..

    anyway, betul betul butuh pemimpin yang visioner, punya mimpi, mengerti anak buah, dan nggak cuma ngoceh aja klo kerja…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s