Gadis kecil, Gadis besar, menuju Wanita

Menarik.

Selama menghabiskan sebagian besar hidup dengan lingkungan penuh perempuan, mau tidak mau jadi memperhatikan ada siklus yang menarik. Jadi, ternyata, siklus jadi perempuan itu seperti ini:

anak kecil *main boneka* –> remaja muda *pengen secantik boneka, mulai sadar ada laki-laki* –> remaja dewasa *sudah sangat sadar ada laki-laki, mulai melirik atau malah sinis dan skeptis* –> gadis kecil *sudah sadar laki-laki, tapi belum dilirik yang pihak sana atau memutuskan tidak mau dilirik, mulai menyadari tonjolan-tonjolan di badan* –> gadis besar *dilirik laki-laki tapi dirinya sendiri mood-moodan melirik balik, lebih senang bersenang-senang dan godain bayi-bayi tetangga, mulai memikirkan hidupnya sendiri dan rencana membuat hidup lain* –> wanita *mulai menerima keadaannya, dan mulai memikirkan bagaimana caranya membuat plus dalam hidup*

Dan siklus ini sangat menggemaskan. Pada saat melihat ke belakang, malah bikin perut geli tapi menjalaninya itu hal yang berbeda. Perasaan bercampur aduk tidak jelas.

Seringkali aku merasa Tuhan senang berguyon. Guyonan paling epic di seluruh jagat raya pasti Tuhan yang bikin.

-ditutup dengan lagu centil yang lagi disukai: Mau tapi Malu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s