Hening dalam Bising

Sekarang lagi sibuk-sibuknya menjelang ‘ujian terbesar abad ini’, ujian apoteker (lebay ~.~).

Pada saat-saat seperti ini (ujian, dsb), aku biasanya sangat fokus dan menjadi ‘dragonlady-like’. Bikin keputusan-keputusan dengan cepat, belajar dengan cepat dan singkat, matanya sering mendelik, suka lupa nama orang lain, suka mimpi belajar, pagi-pagi capek banget tapi lebih galak dan lebih sigap dari biasanya.

Saat fokus, aku sangat hebat sampai-sampai sepertinya itu ilegal. Kendali diri yang seperti itu sepertinya menurun secara genetik dari bapakku. Bapak juga sangat pemalas tapi kalau sudah fokus, ngeri kali….

Tapi untuk ujian terbesar abad ini, aku tidak seperti itu. Aku sakit-sakitan, santai, dan tidak terlalu peduli dengan apa yang terjadi. Aku hanya ingin mengerjakan soal ujian itu, memberikan sedikit rasa ‘danz’ di atas lembaran-lembaran ujian apoteker yang ribet itu, dan kalau aku diterima, aku menjadi seorang apoteker, kalau tidak, bersyukur aja ndak ada yang mati.

Seneng banget gak jadi fokus kayak biasanya. Aku membenci diriku saat sedang sangat fokus. Kadang-kadang aku merasa hampir-hampir setengah binatang saking gak berperasaannya.

Dan itu gak guna tau, merasa hebat dan membenci diri sendiri di saat yang sama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s