Kecewa

Kemarin lusa aku mengalami keberuntungan yang luar biasa. Keberuntungan itu terjadi pada hari Rabu sore setelah percakapan yang panjang dengan riechan dan laila. Pada percakapan itu, aku menemukan salah satu kelemahanku. Ternyata aku takut mengecewakan orang-orang dekat. Makanya akan keluar sebagai diam panjang tidak berkesudahan, kebingungan sendiri, dan lagi-lagi diam yang tidak berujung. Aku tidak mau salah, dan tidak mau mengecewakan.

Oh no! Itu kan cemen banget >_<. Masa bisa dimanipulasi ketakutan mengecewakan orang lain? Ck ck….

Aku gak bisa percaya bahwa aku sudah mengecewakan diri sendiri dengan keengganan mengecewakan <_<.

No no…, no fear baby! ~.~

Yang lebih gak bisa dipercaya, adalah keberuntunganku. Coba deh, berapa banyak orang di luar sana yang bisa mengetahui kelemahannya? Tidak banyak kurasa. Tidak banyak orang yang cukup beruntung untuk punya keluarga hebat atau pengalaman-pengalaman yang aneh. Atau sedikit sekali yang menyadari bahwa dirinya sudah mendapatkan hal-hal itu.

Sungguh tidak bisa dipercaya betapa dimanjanya aku ini *kya kya…, senang ^^*

Alhamdulillah 😀

Advertisements