Sudahkah Anda Terkena?

Ini adalah pertanyaan buat gadis-gadis di luar sana,

“Sudahkah Anda terkena Cinderella Syndrome?”

Ya betul, Cinderella Syndrome. Aku sendiri kena loh! Uh, banget! Dah hampir koma ini keknya ~.~

Cinderella syndrome itu bawaan perempuan dari kecil. Seorang putri, menunggu pangerannya, lalu jeng jeng, saking sempurnanya mereka berdua, semuanya berakhir bahagia. Sekarang selagi ingat, aku beritahu sebuah rahasianya. Dia, si pangeran itu tuh, nah dia itu imajiner. Bukan berarti karena dia di negeri dongeng, bukan… tapi dia ada di masa lalu atau di masa depan. Pilih! Di masa lalu atau masa depan (?)

>_< Humm… *pikir pikir pikir kerassss…*

Well non, kenapa aku bilang gitu? Karena secara logika, kalau si pangeran ini sempurna terus, selalu, kapan pun, fase mana pun dalam hidup kita…. Non, lagi boong yak! Kalo si pangeran selalu sempurna, si putri dan pangeran akan jalan di tempat. Ndak ke mana-mana. Ngapain? Orang dah dapet kesempurnaan gitu loh!

Nah itulah non. Kenapa pangeran tidak sempurna, dan kenapa putri juga tidak sempurna. Karena itulah motor-motor kecil kita. Membuat kesempurnaan sendiri dengan perjuangan-perjuangan dan kompromi-kompromi. Aku juga menyadarinya setelah mengobrol panjang di kantin bersama nona M dan laila. Nona M cerita bahwa dia pernah nanya temennya (cowok), “Kenapa lu dan cewek lu awet amat? Apa yang lu liat dari cewek lu?” Lalu si teman ini bingung, dan mengernyit dan menjawab, “Wah gak tau. Ah gak usah dicari, kalo ntar gak ada malah gak sayang lagi.”

Lalu itu adalah eureka moment. Jawaban itu langsung membuat terenyuh seketika juga. Langsung menimbulkan desah, “Woooowww… pangeran….” Tapi non! Stop dulu dan analisa dulu situasinya! Si cowok ini pangeran karena suatu proses. Di proses itu ada ceweknya. Makanya bisa jadi pangeran juga…. Jadi, ndak ada itu pangeran instan. Jangankan pangeran, makanan juga sebenarnya gak ada yang instan. Ada suatu proses untuk membuat si makanan bisa ‘di-instan-kan’, dan itu bukan pekerjaan mudah. Bahkan ada hilang-hilang nutrisi di jalan. Lalu makanan instan itu disebut junk food. Kenapa? Karena kita tidak mengerti proses pembuatannya. Sama juga seperti pangeran instan, dia menjadi pangeran junk karena kita tidak menghargai proses hidupnya.

Jadi sekali lagi ditanya, “Adakah Anda menderita Cinderella Syndrome?” Kalau iya, tanya saja sama diri sendiri, “Apa Anda mau seorang pangeran instan?”

–> Prince in a cup. Nyahahahaha 😆

Advertisements