Pantulan Hati

Sepertinya bukan pertama kalinya aku berkata bahwa aku menyukai metafora. Aku akan mengatakannya lagi, “Aku sangat suka metafora!” Lalu mengenai metafora yang baru kupikirkan baru saja sehabis ujian tadi pagi, aku memikirkan tentang hatiku sendiri. Setelah berpikir-pikir sambil berguling-guling di tempat tidurku, aku memutuskan bahwa aku ingin hatiku seperti bola basket. Dia tidak mudah pecah seperti kaca dan tidak terlalu keras seperti batu karang.

Cukup fleksibel!

Kira-kira yang lain gimana ya? ^^

One thought on “Pantulan Hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s