Nona V dan B

Sambil minum sari asam jawa, aku menuliskan post ini. Sebuah basa-basi tentang tamu bulanan perempuan. Aku sebetulnya tidak sering bermasalah dengan menstruasi, hanya saat aku baru dapat menstruasi saja yang agak mengagetkan *itu loh, yang bocor sampai ada genangan darah* lalu selebihnya biasa saja. Pegal sedikit, stretch mark sedikit, jerawat cukup banyak, yah… hanya hal-hal yang biasa. Untuk waktu yang lama aku tidak membutuhkan minuman-minuman pelancar menstruasi hingga usiaku 20an. Seperti yang aku ceritakan di awal, aku sedang meminum asam jawa yang lumayan memperlancar menstruasi. Sedang mempertimbangkan untuk mencoba K*r*nt*, tapi bimbang karena tidak suka ide kunyit sebagai minuman @_@.

Hari ini, rasa sakit karena si tamu bulanan benar-benar menggila. Aku sampai berjalan dengan terbungkuk-bungkuk. Mengherankan betapa aku bisa merasa badanku terlalu sempit ketika aku sangat besar. Pinggul rasanya akan meledak, dan memakai bra adalah siksaan berat. Yang paling gawat adalah aku sudah berjanji untuk mengantarkan titipan temanku tadi siang, dan sialnya temanku tidak segera datang. Saat menunggu, rasanya aku sudah mau blackout, tapi berusaha mengalihkan perhatian dengan memandang kaki panjang SPG Coca Cola. Aku bertanya-tanya apa mereka juga sakit sekali kalau menstruasi, dan kalau ternyata sama-sama sakit, kenapa aku tidak punya kaki panjang, soalnya keliatannya bagus sekali seperti jerapah. Anggun.

Ternyata mengalihkan perhatian ke kaki-kaki SPG itu tidak terlalu membantu, dan aku masih merasa sakit luar biasa, dan mulai agak demam. Udara tadi panas sekali, dan rasanya cukup sesak memakai jeans dan bra di saat menstruasi, tapi punggung menjadi dingin sekali karena keringat dingin. Aku cukup beruntung karena tiba-tiba aku diajak ngobrol oleh bapak-bapak yang membawa sekantong besar gorengan dan Coca Cola gratisan. Dia berbasa-basi, dan aku mulai tidak terlalu sakit lagi. Tak lama kemudian temanku datang, dan aku bisa pulang segera. Saat keluar dari mobil sesampai di rumah, rasanya ingin menggelinding saja, dan aku mulai terbungkuk-bungkuk lagi.

Akhirnya aku menyerah dan minum obat penghilang sakit😦 . Agak kecewa dengan diri sendiri karena tidak bisa menahan sakit segitu aja, padahal kalau melahirkan ribuan kali lebih sakit dari cerita di atas. Aku harus lebih kuat dan fit lagi biar bisa jadi perempuan betulan. Yosh! *semangat membara @_@*

One thought on “Nona V dan B

  1. sama nih danz gw juga lagi kecewa sama diri sendiri..
    ternyata gw terlalu pengecut untuk memotivasi diri sendiri
    mengeluarkan kata menyerah menjadi pilihan yang sangat gampang..
    apakah ini efek dari kebiasaandari kecil yang pasrah dan tidak suka berjuang untuk mendapatkan sesuatu…
    ach..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s