Kecenderungan

Lagi-lagi sekedar melihat FB membuatku berpikir. Tadi baru liat hasil jepretan MM, ada foto cewek cantiknya (enak ya… <_<). Membuatku berpikir definisi terbaruku tentang cantik.

Pada awalnya aku berpikir cewek yang cantik adalah cewek yang sekali lihat langsung memberikan kesan “indah”. Tapi belakangan aku berpikir lain. Cewek-cewek “indah” itu memang selalu ada, dan selalu membuat terpesona, tapi ternyata mereka punya teman-teman cantik lainnya.

Belakangan aku merasa cewek yang cantik itu cewek yang berusaha cantik. Kalau ketemu ibu-ibu hamil dan ke WC berkali-kali, aku tiba-tiba merasa dia cantik sekali. Bayangkan, si bayi itu menghimpit kandung kemihnya, sampai beser terus, tapi dia tidak mengeluh dan malah makin sayang sama bayinya. Cuman ibu yang cantik yang bisa begitu. Atau kalau tidak, perempuan yang bekerja keras untuk menutupi kekurangan ekonomi akibat suaminya PHK. Ketabahan yang seperti itu cuman dimiliki perempuan yang cantik. Dan kadangkala, ketika aku beruntung, aku berpapasan dengan seorang gadis yang sedang membicarakan pacarnya. Wakwao… cantik!

Memang benar, mata itu penting untuk melihat hal-hal yang di luar. Tapi yang penting hanya dilihat oleh hati.

Meskipun demikian, aku tidak terlalu puas. Di umur 22, kenapa aku mempunyai ide 10 tahun lebih tua dan bersikap 10 tahun lebih muda.

Misterius kali nyaw…. -_-

One thought on “Kecenderungan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s