Doa Bapak dan Ibu

Tadi ada halal-bihalal di kompleks. Seperti biasa, ibu-ibu yang sudah punya calon menantu akan menyombongkan bakal anaknya. Kira-kira seperti inilah pembicaraan singkat yang dialami ibu:

Bu A: Gimana Bu, sudah ada calon mantu?

Ibu: Belum *tidak suka membicarakan hal-hal bersifat pribadi*

Bu A: Oh itu bapaknya yang kegalakan kali….

Ibu: Hahahaha *Ibu suka sekali ketawa*

Bu A: Sebentar lagi saya punya mantu loh, cuman bayar akad lagi.

Ibu: Kok bisa?

Bu A: Kan gaji calon mantunya 16 juta!

Ibu: !!!!

Lalu ibu pun menceritakan tentang “si calon mantu orang dengan gaji 16 juta” sesampainya di rumah. Aku dan bapak seringkali mirip kalau sedang mendengar cerita ibu. Pasti diam. Tapi ternyata pada kali ini aku diam karena benar-benar tidak tahu mau bicara apa sedangkan bapakku diam sebelum memberikan nasehat tentang laki-laki yang harus dipilih jadi suami. Jadi menurut Bapakku;

Hahahaha… kalau 16 juta langsung dipungut. Hahahaha… *canda….*

*serius mode on*

Kalau Bapak ya Danz, gak peduli berapa gaji suami kamu nanti. Yang penting dia sayang sama kamu… (Ibu menyela: Tapi kan gak cukup cinta!). Tidak tidak, kalau dia sayang sama kamu, dia bakalan mau kerja, dia akan berusaha menafkahi kamu dengan sekuat tenaga. Gak peduli 2 atau 3 juta, karena dia adalah suami yang mau ngasih makan kamu, harus kamu hormati seperti dia hargai kamu (ibu ngangguk-ngangguk setuju).

^^

Jadi begitulah doa Bapak dan Ibuku. Mereka berdua mendoakan anaknya mendapatkan jodoh yang baik. Aku sering ketakutan akan muncul syarat yang sangat spesifik seperti: “Mapan dengan gaji sekian di perusahaan yang mapan juga” atau “Agak kurus untuk memperbaiki keturunan” atau juga “Jangan dengan suku A atau suku B”.

Tidak, tidak. Ternyata syaratnya satu saja, “mencintai dengan tulus, yang ikhlas”.

Dan kupikir itu adalah syarat yang kolot… ternyata….

@_@ Hebat betul…..

2 thoughts on “Doa Bapak dan Ibu

  1. kayaknya gw kenal deh siapa menantu dengan gaji 16 juta…eh tepatnya gw kenal dengan anak Ibu yang calon menantunya gajinya 16 juta. Di chevron bukan kerjanya?😛

    btw, syarat yang kolot itu justru biasanya yang penuh makna…orang dulu kan simpel tapi DALEM… *emangnye sumur*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s