Why Oh Why?

Tempo hari, setelah sekian lama, aku bercerita pada si bulat merah tentang hal yang pernah aku lakukan ketika berumur sekitar 19-20 tahun dan mulai bertanya-tanya “kenapa aku masih single? :(“

Jadi pada saat itu, yang aku lakukan adalah berdandan (sebisanya) dan berkeliling kampus menghitung berapa kali aku dilirik laki-laki. Hanya untuk memastikan bahwa mereka tahu aku ini perempuan.

Dan ternyata,

Aku mendapat 40 lirikan di balikan pertama dan 40 lagi lirikan baliknya.

Cukup hebat. Tapi tindakan itu malah menjadi senjata makan tuan. Karena pada saat aku tidak berdandan (tepat keesokan harinya), aku tidak dilirik sama sekali! Malah membuat aku ketakutan, ternyata aku tidak SELALU terdeteksi sebagai perempuan ya???

Lucu juga kalau diingat-ingat. Si membal merah dengan muka berkerut bertanya, “Emang penting ya?”

Jawabku, “Iya! Karena pas umur 25 tahun (menurut kepercayaan ibu), perempuan itu layu!”

Tapi seperti yang sering diketahui, bukannya alasan kayak gitu itu alibi ya? Maksudnya, kalo ternyata BENAR kau “layu” setelah umur 25 tahun terus kenapa? Apakah kau tidak akan dicintai kalau “layu”? Bukannya itu ndak sinkron,

cinta
“layu”
maksudnya???

Kalau ada syarat, bukannya itu bukan cinta?

Jadi merefer pada salah satu tulisan di atas. Kalau kau tidak dicintai ya karena situ ndak bisa ngasih rasa. Titik. Bukan karena fisiknya, atau apapun yang berhubungan sama dirimu. Pokonya situ ndak ngasih rasa. Titik lagi.

Entah ya,
Aku sebagai perempuan punya ketakutan besar tidak akan dicintai seorang pun. Takut bahwa suatu hari aku akan menua sendirian lalu tiba-tiba diketemukan mati di tengah-tengah apartemen penuh kucing dengan bangkai sudah membusuk selama seminggu.

Dan sebagai manusia, punya kecenderungan lupa mengingat hal-hal dasar seperti,
“Cukup 1 yang mencintai saya, diri saya.
Cukup 1 yang mengerti saya, Allah.
Kalau ternyata Allah meminjamkan seseorang untuk mencintai dan mengerti saya, maka itu adalah anugrah dan saya bersyukur telah dicukupkan kebutuhannya.”

Ndak ada manusia yang sempurna. Kalo sempurna ya ndak seru

Alhamdulillah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s