Lemak Lekuk dan Hal-hal yang Membuatmu Buruk

Pada beberapa hari terakhir ini, saya menjadi waspada dengan badan sendiri. Aku menghabiskan waktu lebih banyak bercermin dan semakin lama dilihat, aku merasa semakin tidak puas dengan badanku sendiri.

Aku merasa sangat sehat, tapi kok….

Memang aku dipanggil “bulat” tapi bukan berarti aku harus terlihat seperti kumpulan gumpalan-gumpalan lemak kan

Dalam keadaan frustasi dengan bentuk badan sendiri, aku memutuskan untuk membuka website oprah.com. Di sana aku menemukan artikel menarik tentang cara merasa bangga dengan “badan bugilmu”. Setelah membaca artikel itu, aku merasa lebih baik tapi semuanya hancur berantakan ketika aku melihat-lihat IGLOW  (rileks.comlabs.itb.ac.id).

Di IGLOW ada foto si legendaris “Chika”. Karena iseng dan kurang kerjaan, aku meng-googling foto-foto Chika. Dan betapa terkejutnya aku ketika melihat foto-foto dia! Kalimat pertama yang terlintas di otakku, “Kenapa aku tidak pernah terlihat seperti ini!!! Bahkan sekarang pun tidak!!!!”

Keadaan mental yang sudah jatuh pun semakin jatuh ketika aku bercermin sekali lagi sebelum tidur

Jijik sekali. Aku jadi merasa jijik dengan diriku sendiri. Kenangan-kenangan buruk tentang “bentuk badan” ini mulai bermunculan. Aku jadi teringat betapa ketakutannya aku untuk berjalan tegak karena malu dengan bentuk badan sendiri. Aku ketakutan akan diceraikan oleh siapapun yang akan mnjadi suamiku kalau sampai dia melihat “cakaran-cakaran harimau” di sekitar pinggulku (aku bahkan sudah membuat rencana cara mengakali agar suamiku tidak akan pernah melihat “cakaran-cakaran harimauku”). Aku ingat ketika orang yang paling kusayang mengatakan bahwa aku mirip monster dan dia tidak akan pernah pacaran denganku.

Ketika keesokan harinya, keadaan mental jatuh itu tidak naik sedikit pun. Aku merasa sangat buruk dan mengenakan bajuku yang sudah kumal dan bau untuk menandai bahwa aku adalah “sampah yang menjijikkan”. Dan karena dari pagi saya sudah mengeluarkan bau busuk, ketika sore harinya aku bertemu dengan salah satu temanku, komentar yang dia keluarkan ketika aku bertanya “mendingan cewek bohay bermuka jelek atau cewek cantik berbodi biasa” adalah “bohay lah, cem mana kalo misalan ceweknya bulet gini.”

Saya membantu menengar jawaban itu. Teman-temanku yang lain ramai berseru-seru di sekitarku untuk membalas perkataannya dan aku hanya terpaku. Banyak pikiran jelek yang berkelebat di kepalaku saat itu dan beberapa di antaranya adalah tentu saja aku memikirkan pasanganku saat ini. Aku merasa bersalah karena berbentuk seperti ini. Karena aku seperti ini, kita tidak akan bisa naik satu motor berdua. Karena aku berbentuk seperti ini, harusnya aku lebih memikirkan perasaannya ketika berjalan denganku (mungkin saja dia malu).

dsb
dsb

Dan sampai ke rumah malamnya, aku berniat menelepon pasanganku itu dan meminta maaf karena terpaksa terdampar bersama diriku yang mengerikan ini. Lalu tiba-tiba kupikir, “Kenapa?”. Aku memang tidak seperti yang orang lain inginkan dan orang-orang di luar sana akan selalu memaksakan kehendaknya dengan konsep mereka tentang kesempurnaan lalu kenapa saya harus menuruti keinginan orang-orang ini? Kenapa mereka pongah sekali seakan-akan tahu apa itu indah dan tidak?

Aku menyadarinya, aku pernah kalah dengan konsep kecantikan masyarakat (berkali-kali bahkan) tapi apakah konsep itu mengharuskan kamu jatuh? Tidakkah lebih penting menikmati hidup dan membiarkan kemerdekaan orang lain untuk berbicara?

Mereka boleh berkonsep
Aku pun punya konsep

Konsepku yang berkaitan dengan dunia fisik adalah mencintai dirimu sendiri, hidup secara keseluruhan dan orang-orang yang kau pilih berarti tanpa pamrih.

Mencintai dengan ikhlas, itulah konsepku.

Apa konsepmu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s