Lajeungkeun….

“Tong bogoh ti heula.”
-Jangan jatuh cinta duluan-

Itu adalah salah satu nasihat orang tuaku. Tadinya kupikir aneh juga ada orang tua yang beri nasehat kayak gini. Meskipun tidak sepenuhnya paham, tapi kurasa itu pasti bagian dari rasa ingin melindungi karena tahu bahwa “love’s gonna get you down -Mika-“

Tapi, yang lebih penting lagi, GIMANA CARANYA????

Akhir-akhirnya sih dilakuin meskipun susah payah. Susah payah karena gwa normal dan mudah tersentuh juga sama kelembutan orang lain.

“ARGH… ayo kendalikan diri dan jangan sampai jatuh cinta!!!!”

Kalimat di atas cukup sering diteriakkan dalam hati. Gimana pun juga pasti pernah gagal lah, tapi lumayan bisa juga akhirnya.

Ayolah… coba kalian pikirkan. Dunia ini indah (sebenarnya kalau kita sangat jeli), karena indah itu pasti banyak orang baik kan. Empat s/d tujuh orang baik itu laki-laki. Dan pastinya lebih dari setengah bersikap lembut dan gentleman. Jadi hallloooo??? Akankah kita (para cewek-cewek maksudnya) akan jatuh cinta dengan orang sebanyak itu.

Capek kaliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii!

Jadi sebagai solusi, berusahalah untuk memilih.

Perkara memilih ini pun bukan sesuatu yang mudah. Waktu masih SLTP, aku punya teman. Wajahnya manis, tapi saat itu tidak ada anak laki-laki yang sadar. Kupikir itu kebodohan para lelaki, tapi kini kusadari itu adalah keberuntungan sesaat. Ketika SMU, aku dan temanku itu berpisah. Belakangan kudengar bahwa dia berhubungan dengan laki-laki tukang pukul.Tubuhnya jadi penuh memar dan baret. Tidak jarang pula ada bekas sundutan rokok. Orang-orang yang berada di sekitarnya menyayangkan apa yang terjadi padanya karena “dia adalah anak yang manis.”

Tepatnya, dia adalah “anak manis yang salah memilih.”
Lebih tepatnya lagi dia adalah “anak manis yang lupa bahwa dirinya istimewa sehingga bisa dianiaya oleh lelaki apapun itu.”

Mungkin sulit sekali untuk mengingat bahwa setiap kita istimewa. Tapi mungkin kita sebagai sesama perempuan (yang BY THE WAY adalah manusia juga) bisa saling mengingatkan bahwa,

“Saya istimewa.”

Karena itu jatuh cintalah dengan diri sendiri sebelum jatuh cinta dengan orang lain.

Susah memang, tapi kalau bisa melakukannya bersama-sama, kayaknya bakal seru.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s