Esensi Berdandan

Karena aku pernah tiba-tiba minder dengan penampilan sendiri, aku mendapatkan protes dari kedua teman yang sudah seperti saudaraku sendiri. Salah satu berkata, “Kamu kan sering nyuruh orang lain PD? Kok lu sendiri gitu!” dan ada juga “Elek tambah elek padahal banyak yang kya kya.”

Begitulah aku sebagai perempuan. Dalam 1 tahun pasti ada beberapa hari dalam hidup, di mana aku merasa jelek. Saat-saat itu terjadi pas lagi sibuk-sibuknya dan tidak sempat melakukan ritual berdandan.

Cemmana tuh?

Ritual berdandanku meliputi durasi 1 1/2 jam di dalam kamar mandi. Cukup lama tapi kalau tidak sempat melakukan hal itu, aku akan merasa buruk sepanjang hari besoknya. Jadi, ritual ini kulakukan tiap mandi malam (bagi yang suka OL malam dan melihat statusku berubah menjadi “mandi kembang” akan tahu kapan aku melakukan ritual ini). Nah pada saat mandi malam ini, pertama yang dilakukan adalah memakai sabun biasa selewat terus dilanjut dengan menggosok badan dengan sikat dan sabun scrub (apapun) sampai kinclong. Yang paling terakhir adalah membersihkan muka.

*Penting! Menggosok badan pakai sikat itu penting untuk menghilangkan kulit mati!*

Setelah membersihkan badan, yang dilakukan adalah memakai body lotion dan krim muka. Saat memakai body lotion, ada hal spesifik yang harus dipikirkan saat memakainya. Jadi pas lagi mengoleskan body lotion, harus dilakukan dengan penuh cinta sambil (bilang ke diri sendiri), “Karena kamu penting dan berharga makanya harus dijaga dan dirawat.” Juga pas pakai krim muka yang dibilang sama diri sendiri itu, “Mungkin bukan yang paling cantik tapi bukan berarti harus dilepas. Semuanya pemberian-Nya, jaga yang baik.”

Ok, mungkin agak konyol dan berlebihan, tapi itulah yang bisa menjaga percaya diriku. Itulah kenapa saat sedang sibuk-sibuknya dan biasanya suka tiba-tiba tidur tanpa sadar, aku jadi merasa jelek.

Habis belum sempat menjaga diri sendiri sih…

Hmm… buatku esensi berdandan itu bukan tentang bersembunyi di belakang topeng kosmetika, tapi tentang menjaga diri sendiri karena badan itu pemberian yang harus dijaga!

Kalau yang lain gimana ya?

One thought on “Esensi Berdandan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s