Habis nostalgia dengan panas-panasan politik kampus, yang doohhh ~.~ who cares yo… Ngan ngabeungharkeun CV maneh doooohhhhh ~.~
Tapi aku menemukan kalimat-kalimat yang menarik:
Buktikan kamu berani!
Apa kamu takut?
Kalimat yang sama, arti yang sama, tapi rasa beda.
Pahami logika hati. Pahami sinkronisasi otak, hati dan gerak. Lama-lama akan jadi orang paling bego sedunia, tapi itu bukan masalah. Sama sekali [...]
Archive for the ‘filosofi nyaw’ Category
Berani dan Takut
Posted in filosofi nyaw on June 1, 2009 | Leave a Comment »
Filosofi Delman
Posted in filosofi nyaw, ilmu, natural life on May 26, 2009 | Leave a Comment »
Aku akan bercerita tentang delman. Semua orang berpikir bahwa hanya ada kusir, kuda, dan delman yang diseret-seret. Jadi biasanya kau akan berpikir, ada pemimpin, pegawai, dan sebuah impian. Ya, memang seperti itu, tapi banyak hal sederhana terdiri dari keruwetan. Oleh karena itu, mari kita memakai kacamata-kacamata kita dan melihat lebih dekat.
Pada kenyataannya, ada kusir, ada [...]
Hung (hang?) up
Posted in filosofi nyaw, natural life on April 30, 2009 | 1 Comment »
Beberapa bulan yang lalu aku menonton film yang tidak terlalu menarik. Aku merasa alurnya agak bertele-tele dan melelahkan. Judul film itu adalah “Hung (apa hang?) Up”. Tapi meskipun tidak menarik, adegan mendekati akhirlah yang cukup menggugah.
Jadi ceritanya, si tokoh utama (Meg Ryan) selalu tampak cemas dan lelah karena harus mengurusi ayahnya yang pemabuk, sakit-sakitan dan [...]
Pantulan Hati
Posted in filosofi nyaw, natural life on April 28, 2009 | 1 Comment »
Sepertinya bukan pertama kalinya aku berkata bahwa aku menyukai metafora. Aku akan mengatakannya lagi, “Aku sangat suka metafora!” Lalu mengenai metafora yang baru kupikirkan baru saja sehabis ujian tadi pagi, aku memikirkan tentang hatiku sendiri. Setelah berpikir-pikir sambil berguling-guling di tempat tidurku, aku memutuskan bahwa aku ingin hatiku seperti bola basket. Dia tidak mudah pecah [...]
Kecenderungan
Posted in filosofi nyaw, natural life on February 15, 2009 | 1 Comment »
Lagi-lagi sekedar melihat FB membuatku berpikir. Tadi baru liat hasil jepretan MM, ada foto cewek cantiknya (enak ya… <_<). Membuatku berpikir definisi terbaruku tentang cantik.
Pada awalnya aku berpikir cewek yang cantik adalah cewek yang sekali lihat langsung memberikan kesan “indah”. Tapi belakangan aku berpikir lain. Cewek-cewek “indah” itu memang selalu ada, dan selalu membuat terpesona, [...]
Waktu
Posted in filosofi nyaw on February 2, 2009 | 1 Comment »
Setelah kita berkuliah, kita bertanya kapan lulus
Setelah kita lulus, kita bertanya kapan kerja
Setelah kita kerja, kita bertanya kapan kaya
Setelah kaya, kita bertanya kapan kita bahagia
Setelah bahagia, kita bertanya kenapa begitchuuu….???
*tidak sekalipun setelah hidup kita bertanya, kapan waktunya*
Normal
Posted in filosofi nyaw on December 29, 2008 | 1 Comment »
Secara normal kita malu akan berbagai hal.
Mulai dari kegagalan
Sampai kebahagiaan
Berhentilah menginginkan normal!
Itu terlalu membosankan @_@
Beruntung
Posted in filosofi nyaw, natural life on December 11, 2008 | 1 Comment »
Salah satu hal yang sangat aku senangi tentang menulis blog adalah mengutak-atik header. Seperti saat ini, header yang sedang kupakai sangat menggambarkan bulan Desember yang dingin dan merupakan ajang bermalas-malasan di penghujung tahun sebelum bermalas-malasan (juga) di awal tahun yang baru :p. Lalu tiba-tiba kupikir bahwa aku adalah orang yang sangat beruntung. Aku beruntung masih [...]
Berapa Harganya?
Posted in filosofi nyaw on November 24, 2008 | 9 Comments »
Patah hati? Pasti familiar donk….
Orang-orang yang patah hati secara tidak sadar suka menetapkan harga orang yang dicintainya saat patah hati. Betul loh! Karena seperti kata pepatah, “Kau tidak akan mengetahui harga sesuatu sampai ditinggalkannya.” Nah berlaku juga dengan per-patah hati-an.
Jadi,
Saat kau membanting HP karena seseorang mencampakkanmu dan setelah itu kau merasa baik-baik saja. Artinya harga orang itu [...]
Senang dan Susah
Posted in filosofi nyaw, natural life on October 26, 2008 | 1 Comment »
Ndak pernah terpikir bahwa keduanya adalah 2 hal yang perlu dirayakan.
Memang lemot gwa ini.
Ternyata gwa juga mau hal-hal sederhana seperti disambut di pintu keluar pas wisuda.
Ndak usah banyak, cukup yang dekat aja.
Tapi gwa ndak punya keberanian memintanya -_-.
Teman,
penting merayakan keduanya.
Rayakan keduanya seakan-akan tidak akan pernah mengalaminya lagi.